Dinas Kesehatan dan BPBD Barut Bagi Masker

By Braya News - Rabu, 4 Oktober 2023 | 06:17 WIB |
Dilihat : 290
Kali

Muara Teweh – Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Barito Utara hampir sebulan. Barulah hari ini Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat mrmbagikan masker kepada masyarakat disertai imbauan 4 (empat) bahaya akibat menghirup kabut asap bagi kesehatan manusia.

Terlambatnya pembagian masker ini lantaran birokrasi harus menunggu Surat Edaran (SE) resmi dari pimpinan daerah. Surat dimaksud baru ke luar kemarin, Selasa tanggal 3 Oktober 2023, bertepatan asap kian pekat di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR mengatakan pembagian masker ini sebagai stimulan kepada masyarakat. Artinya mengatasi saat kabut asap, karena masyarakat sudah mengerti pentingnya penggunaan masker.

“Ada 5 ribu masker dibagikan hari ini. Harapan kita, masyarakat mengerti saat kabut asap harus menggunakan masker,” kata Kadis Kesehatan kepada wartawan, Rabu siang disela-sela pembagian masker di depan Dinas Kesehatan.

Dinkes Barito Utara menyalurkan 5 ribu masker dengan alokasi kepada warga sebanyak 3.000 pcs, siswa SDN 5 Melayu 1.000 pcs, dan MIN 1.000 pcs. “Anak SD lebih rentan terhadap Ispa,” ucap Kadinkes.

Lebih lanjut Kadinkes Pariadi, dirinya memastikan penyaluran masker akan diteruskan ke kecamatan-kecamatan selama kabut asap masih terjadi di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Dalam imbauan melalui surat tentang dampak kabut asap, Kadinkes Barito Utara menyebutkan ada 4 (empat) dampak berbahaya kabut asap, yakni : (1) Menyebabkan ispa (infeksi saluran pernapasan akut), (2) Menyebabkan iritasi mata hingga gangguan penglihatan, (3) Berisiko memicu kelahiran prematur bagi ibu hamil, dan (4) Memicu stres, gangguan kecemasan, dan
masalah psikologis lain.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara juga membagikan masker gratis kepada warga di beberapa titik jalan protokol. “Kita bagikan masker gratis di daerah pasar Dermaga dan di Bundaran Simpang Tiga Dermaga,” kata salah seorang pegawai BPBD, Rudi, Rabu (4/10/2023) pagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabut asap kian pekat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Akibatnya kualitas udara memburuk.

Mengantisipasi hal tersebut, Pj Bupati Barito Utara, Muhlis, mengeluarkan Surat Edaran Pj tanggal 3 Oktober 2023,nomor : 660.32/1152/DLH tentang Antisipasi Kejadian kabut asap yang bisa berdampak dengan murid sekolah, karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat dan berdampak buruk terhudap kesehatan manusia.

Menindaklanjuti SE Pj bupati, Dinas Pendidikan Barito Utara melonggarkan jam sekolah. Jam pelajaran sekolah diundur 1 jam dan waktu pulang juga dimajukan 1 jam dari biasanya. Berlaku sejak 4 Oktober 2023 sampai dengan cuaca membaik.(sli)

2329824a-44b2-49a5-84b1-6f582c1a9227 - Copy (2)
91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d
ads
ads
ads

Komentar

Berita Terkait

Berita Terbaru

Feb 23, 2024

Pj Bupati dan unsur FKPD Panen Buah Melon di lahan Kodim 1013

Muara Teweh – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Drs Muhlis…

Feb 22, 2024

Pj Bupati Terima sertifikat merk Asosiasi Kelompok Anyaman Rotan Gunung Purei

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menerima…

Feb 22, 2024

Pemkab Barito Utara Ikuti Jogja ITT Expo 2024 di Jogjakarta

Jogyakarta – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Jogja Investment Trade…

Feb 22, 2024

Lima Pejabat Eselon II Barito Utara Ikuti PKN Tingkat II Angkatan III Tahun 2024

Jakarta – Sebanyak 5 (lima) pejabat eselon II dilingkup Pemerintah…

Feb 21, 2024

BKKBN Kembangkan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kelompok UPPKA

Muara Teweh – Program pemberdayaan ekonomi keluarga yang dikembangkan oleh…

Feb 21, 2024

BKKBN Kalteng Launching Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia Juang Kencana

Muara Teweh – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)…