BKKBN Kembangkan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kelompok UPPKA

By Braya News - Rabu, 21 Februari 2024 | 06:19 WIB |
Dilihat : 405
Kali

Muara Teweh – Program pemberdayaan ekonomi keluarga yang dikembangkan oleh BKKBN difokuskan pada keluarga akseptor yang tergabung dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

“Melalui program prioritas ini diharapkan keluarga akseptor KB dan keluarga beresiko stunting yang tergabung dalam kelompok UPPKA dapat menjadi penggerak, motivator, dan influencer bagi keluarga akseptor lainnya untuk ikut serta dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” Ketua Tim Kerja K2PS, Uwanfrid SH mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng pada rapat tersebut, Rabu (21/2/2024).

Selain itu kata Uwanfrid, keluarga akseptor KB dan stunting juga diharapkan dapat mengajak keluarga yang belum ber-KB agar menjadi akseptor KB dan bagi akseptor KB non MKJP dapat beralih menjadi akseptor KB MKJP serta dapat membantu mencegah atau menurunkan angka stunting.

Dikatakannya, pada tahun 2021 BKKBN mengemban tugas baru sebagai Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Angka Stunting di Indonesia, yang dijabarkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Dijelaskannya, tindak lanjut dari pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting juga membawa dampak dalam perjalanan program Bangga Kencana, khususnya kepada kelompok UPPKA.

“Kelompok UPPKA diharapkan memiliki peran dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan-kegiatan intervensi terkait stunting,” kata dia.

Sementara, Ketua UPPKA Hayak Bamara Desa Luwe Hilir, Kecamatan Lahei Barat Paridah mengatakan Kelompok UPPKA bergerak di sektor usaha kuliner, kerajinan dan jasa yang ramah lingkungan.

“Untuk usaha kuliner, kami dari UPPKA Hayak Bamara Kampung KB Zafar Pirut Desa Luwe Hilir memproduksi kuliner seperti Pentol Lauk Patin, Sambal Lengkong Saluang, Sambal Goreng Kalurang, Otak-Otak Lauk Baung, Ulin-Ulin Jawaw, Stick Tabung, Karupuk Basah Lauk Jaliket, Stick Uhat Pinang dan Stick Kustela Muda,” kata Paridah disela-sela menghadiri rapat bersama BKKBN Prwakilan kalteng di aula Setda lantai I, Rabu (21/2/2024).(sli)

2329824a-44b2-49a5-84b1-6f582c1a9227 - Copy (2)
91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d
ads
ads
ads

Komentar

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jul 13, 2024

Pembangunan Jembatan Sei Intu Menggunakan APBD tahun 2023

Muara Teweh – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang…

Jul 13, 2024

Pj Bupati Muhlis Canangkan Program Karya Bhakti TNI Kodim 1013

Muara Teweh – Usai meresmikan Jembatan Sei Intu Desa Haragandang…

Jul 13, 2024

Dibangunnya Jembatan Sei Intu Membuka Keterisolasian Warga

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis meresmikan…

Jul 12, 2024

Pemkab dan DPRD Barut RDP terkait Pra APBD Tahun 2025

Muara Teweh – Pemerintah Barito Utara (Pemkab Barut) bersama DPRD…

Jul 11, 2024

Pj Bupati dan Dinas Terkait Konsultasi ke Ditjen Imigrasi, di Apresiasi Dewan Barut

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara…

Jul 11, 2024

Rapat Pembahasan Hasil Fasilitasi Raperda di Barito Utara, Hasilkan Dua Poin Penting

Muara Teweh – Rapat pembahasan terkait hasil fasilitasi Raperda tentang…