DPRD Barito Utara Minta Penyaluran LPG 3 Kg Transparan

By Braya News - Jumat, 17 Mei 2024 | 09:00 WIB |
Dilihat : 411
Kali

Muara Teweh – DPRD Kabupaten Barito Utara bersama Pemkab Barito Utara, dan pihak terkait melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) mengenai penyaluran LPG 3 kg yang setiap hari dikeluhkan oleh warga masyarakat di daerah setempat.

Rapat dengar pendapat atau hearing ini tidak lain guna mempertanyakan mahalnya harga LPG 3 Kg dari agen ke pangkalan hingga ditingkat pengecer.

Rapat dengar pendapat langsung dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Sastra Jaya bersama dengan beberapa anggota DPRD lainnya, sedangkan dari Pemkab barito Utara dihadiri asisten sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Gazali, staf ahli bupati bidang Ekonomi dan keuangan Hery Jhon Setiawan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dewi Handayani, Direktur Perusda Batara Membangun serta pangkalan agen LPG, di aula DPRD,Jumat (17/5/2024).

Anggota DPRD Barito Utara H Tajeri mempertanyakan LPG 3 kg banyak digunakan oleh orang-orang yang mampu, padahal LPG 3 Kg diperuntukan untuk masyarakat menengah kebawah. Oleh karena itu ia meminta agar yang mampu tidak membeli LPG 3 kg.

“Mulai sekarang saya menghimbau kepada orang-orang yang ekonominya menengah ke atas agar berhentilah menggunakan LPG 3 kg. Kita tentu saja tidak mau disebut tidak mampu,” kata H Tajeri.

Ketua Komisi III DPRD Barito Utara ini juga meminta agar semua agen dan pangkalan untuk dapat transparan dalam melakukan penyaluran kepada masyarakat agar harga dipasaran sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah atau sesuai dengan HET.

“Tugas kita hanya menyuarakan apa yang disampaikan oleh warga masyarakat di daerah ini. Jadi ini sudah menjadi tugas saya untuk menyampaikan,” tegas dia.

Lebih lanjut Ketua Partai Gerindra Barito Utara ini juga meminta bila ada pangkalan yang fiktip agar segera ditertibkan dan dihapus karena ini dapat merusak penyaluran di tengah masyarakat. “Kita meminta kepada instansi terkait agar menghapus pangkalan yang hanya ada namanya saja tapi tidak pernah buka atau fiktip,” tegas H Tajeri.(sli)

2329824a-44b2-49a5-84b1-6f582c1a9227 - Copy (2)
91cdc3a3-6e36-4d88-b210-3b389aad2b2d
ads
ads
ads

Komentar

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jun 12, 2024

RDP DPRD Bersama Pemkab terkait Tata Batas Desa Belum Selesai

Muara Teweh – DPRD Kabupaten Barito Utara melaksanakan rapat dengar…

Jun 12, 2024

Audensi Direktur Perlindungan Dirjen Perkebunan dan Dirjen Perbenihan Kementan, di Sambut Langsung Pj Bupati Barut

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis didampingi…

Jun 12, 2024

Pembab Barut Terima 9 Ekor Sapi Qurban Dari PT Bank Kalteng Cabang Mtw

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menerima…

Jun 11, 2024

Pj Bupati Barut Kunjungi ke Pusat Kesehatan Masyarakat Muara Teweh

Muara Teweh – Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis melakukan…

Jun 11, 2024

DPRD Barut Pertanyakan Keberadaan Perusahaan Perijinan PT Kimia Yasa

Muara Teweh – DPRD Kabupaten Barito Utara mengadakan rapat dengar…

Jun 11, 2024

Syahmiludin :Penerimaan peserta didik baru dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel

Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan…